5 Manfaat Markisa untuk Kesehatan Tubuh

Tidak seperti buah lain yang memiliki daging buah tebal dan biji yang lebih kecil, markisa terdiri dari biji yang dilapisi dengan selaput tipis dan sedikit air. Saat mengkonsumsi buah ini, tidak ada cara lain untuk menghindari biji daripada dikonsumsi. Biji markisa dapat dimakan dan memberikan banyak nutrisi dan manfaat kesehatan.

Apa manfaat biji markisa untuk kesehatan? Ayo, simak ulasannya berikut ini!

1. Kaya antioksidan versus radikal bebas

Biji markisa mengandung banyak senyawa yang memiliki aktivitas antioksidan kuat. Biji markisa mengandung piceatannol dan scirpusin B, yang merupakan senyawa polifenol yang memiliki aktivitas antioksidan kuat. Antioksidan dianggap melindungi tubuh dari radikal bebas, molekul yang sangat reaktif yang merusak DNA dalam sel.

5 Manfaat Markisa untuk Kesehatan Tubuh
5 Manfaat Markisa untuk Kesehatan Tubuh

Kerusakan radikal bebas dapat menyebabkan perkembangan kondisi degeneratif termasuk radang sendi, diabetes, penyakit Alzheimer, dan banyak lagi. Sifat radikal bebas yang merusak dari biji markisa juga dapat memberikan manfaat kecantikan dengan mencegah keriput dini pada kulit yang disebabkan oleh radiasi UV.

2. Mencegah penyakit kardiovaskular

Menurut sebuah penelitian 2011, kandungan polifenol seperti picetannol dan scirpusin yang ditemukan dalam biji markisa memiliki efek vasorelating yang dapat meningkatkan kesehatan jantung. Relaksasi vasase (memperlebar pembuluh darah) memungkinkan penurunan tekanan vaskular yang bermanfaat bagi kesehatan seluruh sistem kardiovaskular.

Dari keduanya, scirpusin memiliki efek relaksasi vasor terkuat. Karena itu, polifenol dalam biji markisa bisa menjadi cara yang efektif untuk memerangi penyakit kardiovaskular.

3. Mencegah kekurangan magnesium

Satu porsi 100 gram buah markisa mengandung 29 miligram magnesium. Magnesium adalah mineral yang memainkan peran penting dalam kesehatan sejak seseorang dilahirkan. Recommended Dietary Allowances (RDA) untuk magnesium pada orang dewasa berkisar antara 310 hingga 420 miligram.

Mengonsumsi biji markisa secara teratur dapat memenuhi kebutuhan magnesium harian, sehingga mengurangi faktor risiko kekurangan magnesium. Magnesium diperlukan untuk mencegah dan mengobati kondisi seperti sakit kepala migrain, depresi, diabetes, aritmia jantung, dan banyak lagi.

4. Meningkatkan kesehatan sistem pencernaan

Biji markisa kaya akan serat makanan yang tidak larut (64,1 gram per 100 gram). Serat yang tidak larut dalam biji markisa dapat memiliki manfaat besar bagi kesehatan pencernaan. Sebuah studi tahun 2005 menemukan bahwa menambahkan serat yang tidak larut ke dalam makanan yang penuh gairah dapat meningkatkan aktivitas amilase usus yang memainkan peran utama dalam pencernaan dengan mengubah gula kompleks menjadi gula sederhana.

Manfaat lain dari biji markisa dapat mengurangi pH usus dan kandungan amonia usus yang membantu menyeimbangkan bakteri di usus dan mengurangi risiko tumor di usus besar.

5. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Satu porsi 100 gram buah markisa mengandung 30 miligram vitamin C yang dapat memenuhi hingga 50% dari asupan vitamin C harian yang direkomendasikan yang berkisar 70 hingga 90 miligram per hari.

Vitamin C berkontribusi untuk pertahanan sistem kekebalan tubuh dalam berbagai cara, baik dalam meningkatkan fungsi penghalang patogen dari tubuh, untuk membantu memburu dan menghancurkan patogen yang membuatnya masuk ke dalam tubuh. Dengan kata lain, kekurangan vitamin C dapat menyebabkan gangguan kekebalan tubuh dan kerentanan yang lebih tinggi terhadap penyakit menular.

Tentunya Anda sering bingung, bagaimana cara mengonsumsi buah markisa? Kini tidak perlu bingung-bingung lagi mengonsumsi buah yang satu ini karena biji markisa bisa dimakan dan mengandung segudang manfaat kesehatan.


Leave a Reply